Penggunaan
masker medis oleh kalangan biasa membuat kelangkaan masker yang seharusnya
dipakai tenaga medis di rumah sakit atau rumah karantina. Demi memberikan
dukungan APD kepada tenaga medis yang berjuang di garda paling depan,
pemerintah menghimbau masyarakat untuk beralih pada masker kain yang tak kalah
efektif. Beberapa waktu terakhir, muncul banyak orang yang jual masker
kain dari bahan scuba banyak diminati lapisan masyarakat.
Fakta Masker Scuba
Ada beberapa
fakta mengenai masker bahan scuba
yang populer di Indonesia berikut:
1.
Lebih murah
Fakta masker dari bahan
scuba menjadi favorit banyak orang karena menawarkan harga yang murah
meriah. Anda bisa mendapatkan produk lokal yang menawarkan harga super
terjangkau. Harga per lembar bervariasi tergantung dengan bahan dan motif, lho!
Harga ekonomis tidak lebih dari puluhan ribu membuat warga berbondong-bondong
membeli masker kain scuba ini.
2.
Lebih nyaman
Tak hanya memiliki harga yang terjangkau, fakta masker scuba
banyak diperjualbelikan karena menawarkan kenyamanan bagi pengguna. Pemakai
masker yang menggunakan bahan lebih tebal cenderung alami kesusahan bernapas.
Apalagi anak-anak yang punya saluran pernapasan lebih rumit, bisa menggunakan
masker scuba yang lebih mudah untuk
bernapas.
3.
Bahan sintetis yang
digunakan
Penjual
yang jual masker kain scuba terinspirasi
dari bahan sintetis yang acap digunakan oleh para penyelam. Terbuat dari bahan
scuba yang masuk kategori kain double
knit yang lebih ringan dan kuat. Dijamin masker kain scuba Anda lebih tahan lama dipakai harian dan tidak sebabkan
masalah kesehatan selama Anda memakai dalam hitungan jam saja.
4.
Lebih tipis dan nyaman
Hampir berkaitan dengan penggunaan masker yang memudahkan
bernapas, masker scuba memang cenderung lebih tipis. Untuk menjaga diri dari
risiko terpapar partikel virus corona atau virus lain yang menular lewat droplet, masker dari bahan scuba harus
dilapisi tisu sebagai pelindung tambahan. Jangan lupa untuk mengganti bagian
pelapis secara berulang kalau Anda memang akan menggunakan dalam waktu lebih
lama.
5.
Tembus partikel udara
Memang bahan scuba yang telah dipakai akan alami peregangan
sehingga pori-pori kain bisa melebar. Tentu partikel udara yang terkontaminasi
mikro virus bisa menembus masker yang digunakan. Gunakan pelapis tambahan agar
bisa melindungi diri lebih baik lagi. Seperti yang diketahui bahwa masker kain
yang bagus digunakan selama pandemi corona harus memiliki minimal 3 lapisan
atau 4 lapisan yang lebih aman.
6.
Tidak ada maksimal
pencucian
Banyak iklan masker scuba yang memberikan batasan pencucian yang
tidak sepenuhnya benar. Menurut Epidemiolog UGM, Bayu Satria Wiratwama
mengungkapkan tidak ada batas pencucian atau pemakaian masker scuba. Masker
dari bahan scuba atau katun sama-sama
bagus untuk penggunaan harian. Anda hanya perlu mencuci setelah digunakan di
luar rumah atau minimal cuci sehari sekali.
Hal yang tak
kalah penting adalah pemakaian masker kain
scuba yang baik dan benar. Pastikan tidak ada ruang atau celah masker
dengan mulut atau hidung yang berpotensi menjadi perantara droplet. Pastikan tingkat kerapatan masker terjaga dengan memilih
desain masker scuba yang tepat.
Selama Anda memperhatikan prosedur mencuci, mengeringkan, merawat, dan memakai
masker, maka risiko tertular virus corona bisa diminimalisir sebaik mungkin.
Jangan lupa
untuk memiliki masker cadangan agar Anda bisa menggunakan di luar rumah
beberapa kali. Masker kain tidak boleh digunakan seharian sehingga Anda perlu
mengganti masker yang kotor sesegera mungkin. Pertimbangkan toko yang jual masker kain berkualitas agar Anda
mendapatkan pilihan produk masker scuba yang bagus.


0 Comments